popular 1

The Wonders of Yogyakarta to Borobudur

Event

20 Oktober 2020

179 views


Candi Borobudur sebagai bangunan yang penuh relief menjadi warisan kebudayaan sekaligus pengetahuan. Seperti yang dinyatakan ahli zoologi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cahyo Rahmadi, Candi Borobudur berperan sebagai katalog flora dan fauna era Jawa Kuno. Ini terbukti dalam kajian relief Kitab Lalitavistara yang dilakukan LIPI dan Balai Konservasi Borobudur (BKB).


Hal ini seharusnya mendukung upaya baik dari pemerintah maupun masyarakat dalam menerapkan cagar budaya terhadap Candi Borobudur, seperti yang tercantum dalam UU RI No. 11 Tahun 2011 tentang Cagar Budaya pasal 1 ayat 22 yang berbunyi: "Pelestarian adalah upaya dinamis untuk mempertahankan keberadaan Cagar Budaya dan nilainya dengan cara melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkannya" dan ayat 33: "Pemanfaatan adalah pendayagunaan Cagar Budaya untuk kepentingan sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat dengan tetap mempertahankan kelestariannya".


Candi Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia menjadi faktor pengunjung lokal hingga internasional untuk mendatangi destinasi wisata ini. Namun, bukan berarti setiap pengunjung yang datang memiliki kepedulian yang sama dalam menjaga kondisi lingkungan maupun bangunan-bangunan di dalam kawasan Candi Borobudur. Kerusakan perlahan terlihat dan kian bertambah seiring pandangan pengunjung yang hanya terbatas dalam menganggap tempat wisata ini untuk tempat bersenang-senang.


Aspek pelestarian harus mulai ditingkatkan tanpa menghilangkan aspek pariwisata. Keduanya harus berharmonisasi dan seimbang. Sebagai destinasi yang mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara, Candi Borobudur ditetapkan sebagai salah satu dari lokasi Bali Baru sesuai kebijakan pengembangan pariwisata nasional. Untuk menyeimbangkan kedua aspek tersebut, tentu memerlukan tata kelola yang dapat mengatur semua kepentingan secara merata.


Bali Baru sendiri adalah terminologi baru dalam menggambarkan destinasi wisata yang dikembangkan pemerintah agar menjadi kantung-kantung sumber devisa dari sektor pariwisata selain Bali. Ada lima destinasi wisata yang menjadi fokus pemerintah dalam upaya menciptakan Bali Baru, yakni Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Bunaken.


Sebagai salah satu destinasi yang diusung menjadi Bali Baru, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah melakukan pengecekan kesiapan moda transportasi dalam mendukung era new normal di Jogjakarta dan Solo, lantaran dua kota tersebut akan menjadi penunjang dalam pengembangan kawasan Borobudur. Moda transportasi tersebut ialah dua bandara, NYIA dan Adi Soemarmo, serta kereta api.


Kreen Destination Series bertajuk "The Wonders of Yogyakarta to Borobudur" ini akan dilaksanakan pada 21 Oktober 2020. Dihadiri oleh Timotius Rahady (General Manager Kusuma Agrowisata Group Divisi Hotel & Wisata), Agus Rochiyardi (Direktur Pemasaran Pariwisata Badan Otorita Borobudur), Singgih Raharjo, S.H., M.Ed (Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta), Sugandi (Pengelola Wisata Puncak Becici), Jatmiko Budi Santoso (Direktur PT. Manajemen CBT Nusantara Balkondes Borobudur), GenPI Jogja, dan Aprio Rabadi (Manager HeHa Sky View) akan membahas lebih dalam mengenai strategi dalam menjaga keseimbangan mengenai kepentingan pelestarian dan pariwisata, bagaimana mendorong Borobudur agar menjadi duta wisata Indonesia, serta Borobudur yang masuk ke dalam salah satu destinasi wisata Bali Baru.



Predikat Bali Baru yang disandang oleh Borobudur tentu memerlukan dukungan dari semua pihak, baik masyarakat dan pemerintah, pengunjung dan pengurus, dalam bekerja sama menyeimbangkan aspek pelestarian dan pariwisata dalam menjaga Borobudur. Ketika kedua aspek telah tercapai dengan sempurna, maka Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia mampu menjadi duta wisata Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Tag:

About Author

Get article insights sent directly to your inbox

By entering your email, you agree to receive this and other marketing content about ways Kreen can support your events. You may opt-out of future Kreen marketing emails at any time using the unsubscribe link within the email.