4 Pulau di Wakatobi Ini Gudangnya Destinasi Sejarah, lho!

October 07, 2021

  • 1 min read
  • Business

K
  • Kreen
  • Copywriter

Share

Wakatobi merupakan akronim nama dari empat pulau di tenggara Sulawesi, yang memiliki luas sama dengan Taman Nasional Wakatobi itu sendiri. Di mana, empat pulau tersebut mempunyai keunggulan dalam destinasi sejarahnya. Inilah gudangnya destinasi sejarah di keempat pulau Wakatobi:

  1.  Pulau Wangi-wangi

C:\Users\abraham\Pictures\Lighthouse-Wanci-by-Uphyk-Walewangko.jpg

Pulau Wangi-wangi merupakan ibukota dari Kabupaten Wakatobi dan sekaligus kecamatan di Sulawesi Tenggara. Secara geografis, pulau ini terbagi dalam 14 desa dan 6 keluarahan. Di pulau ini, SoDest bisa mengunjungi Mercusuar Waha yang berada di Desa Waha, yang dibangun pada masa penjajahan Belanda (tahun 1901). Dari atas puncak mercusuar, SoDest bisa melihat pemandangan alam matahari terbit, pesona Pantai Waha, perkampungan penduduk Waha, perkebunan, dan beberapa resort, seperti Patuno Beach Resort.

Suasana Benteng Liya - Foto Benteng Liya Togo, Pulau Wangi Wangi -  Tripadvisor

Lalu, Benteng Liya Togo di Desa Liya, yang menjadi salah satu benteng pertahanan terluar dari Kesultanan Buton, yang melindungi Benteng Wolio dari serangan Kerajaan Ternate dan gangguan lainnya yang dapat merusak stabilitas Benteng Wolio sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Buton. Terdapat 12 pintu (Lawa) yang berfungsi untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Destinasi | travelwakatobi

Kemudian, di Desa Mandati, ada Benteng Mandati Tonga, di mana pada bagian pagar benteng terdapat lubang bekas penyimpanan meriam. Di bagian timur benteng, terdapat makam La Melangka Tu’u, sedangkan di sebelah utara, terdapat makam orang Belanda.

  1. Pulau Kaledupa

Masjid Agung Bente, Wisata Sejarah dan Reliji Wakatobi - Tribunnews.com  Mobile

Pulau Kaledupa terdiri dari dua bagian, yaitu Kaledupa dan Kaledupa Selatan. Tepat di Desa Buranga, terdapat Benteng Ollo yang mempunyai 9 pintu (Lawa), dan Masjid Tua yang di tangganya terdapat batu, di mana batu tersebut dianggap sebagai bagian dari badan seorang perempuan. Keunikan Masjid Tua ini adalah tempat air wudu, bentuk daun pintu, lubang di dalam, dan mimbar khatib serta jendela, semua menggambarkan keadaan badan perempuan.

  1. Pulau Tomia

benteng patua - Phinemo.com

Tidak hanya Pulau Kaledupa, Pulau Tomia pun terdiri dari dua bagian, yaitu Tomia dan Tomia Timur. Di pulau ini, SoDest bisa mengunjungi destinasi sejarah seperti Benteng Patua yang berada di Patua. Sebagai pertahanan terakhir saat menghadapi penjajah dan perompak, pola benteng ini didesain untuk mampu menghalau siapa pun yang akan menyerang. Meskipun berada di ketinggian, tetapi untuk memperkokoh pertahanan di sekelilingnya, maka diperkuat dengan dinding batu dari batu karang setinggi 1,5 meter. Juga terdapat beberapa meriam pada sisi-sisi yang dianggap rawan diserang oleh musuh.

  1. Pulau Binongko

Kisah dari Pulau Binongko: Seberapa "keras" daerahmu? | TemuKonco

Jalan raya yang mengelilingi Pulau Binongko dibuat pada masa pemerintahan sultan ke-33 atau sekitar tahun 1906, yaitu Sultan Muhammad Asyikin. Selama proses pengerjaan jalan raya ini, dilakukan oleh masyarakat Binongko dengan sistem kerja rodi atau dalam bahasa Bingongko disebut Hardinsi. Jalan raya yang dibuat ini memiliki panjang sekitar 47 kilometer. Selain pengerjaan jalan raya, masyarakat Binongko juga dipaksa bekerja dalam penggalian aspal Buton di Kabongka Buton. Saat itu, masyarakat Binongko pun mengalami banyak penindasan dan kekerasan dari penjajah Belanda, yang menyebabkan kelaparan hingga kematian.

Ternyata, di balik keindahan alam yang ditawarkan oleh Wakatobi, ada banyak kisah sejarah perjuangan bangsa Indonesia, di mana di masing-masing pulau terdapat destinasi yang perlu kita rawat dan jaga kelestariannya. Download aplikasi KREEN di Play Store untuk update webinar lainnya tentang Indonesia ya, atau klik langsung di link ini …

https://play.google.com/store/apps/details?id=id.kreen.android.app

Source:

maritim.go.id

Presentasi webinar Kreen Destination Series “Sulawesi Power Beyond the Coastline” oleh La Ode Jumadil Ibrahim (Content Marketing Wakatobi Dive Trip)

wakatobitourism.com

tripadvisor.co.id

travelwakatobi.wordpress.com

tribunnews.com

phinemo.com

temukonco.com

 

Writer: Istiana Fauzi

Was this article helpful?

Related Articles